Skip to main content

Posts

Mengenal RoHS (Restriction of Hazardous Substances Directive)

  Restriction of Hazardous Substances Directive  atau RoHS adalah pedoman batasan bahan berbahaya di dalam produk :  Peralatan rumah tangga besar Peralatan rumah tangga kecil Peralatan Telekomunikasi (adapula peralatan infrastruktur yang dikecualikan di beberapa negara) Peralatan konsumen Peralatan penerangan termasuk bola lampu Peralatan elektronik dan kelistrikan dan lain-lain. RoHS bukan menjadi kewajiban tetapi telah disepakati sebagai pedoman yang tidak mengikat (pedoman, pengarahan, atau instruksi) yang telah disetujui oleh negara-negara Uni Eropa. Adapun beberapa batasan yang menjadi pedoman terhadap bahan berbahaya diantaranya :   Cadmium (Cd) < 100 ppm  Lead (Pb) < 1000 ppm  Mercury (Hg) < 1000 ppm  Hexavalent Chromium (CR VI) < 1000 ppm  Polybrominated Biphenyls (PBB) < 1000 ppm  Polybrominated Diphenyl Ethers (PBDE) < 1000 ppm  Bis (2-Ethyl hexyl) Phthalate (DEHP) < 1000 ppm  Benzyl Butyl Phthalate (BBP) < 10...

Hati-Hati Ukuran Lakban Bisa Bohong!

Lakban menjadi hal yang sudah tidak asing lagi bagi kehidupan manusia. Menggunakan Lakban atau pita perekat dalam kehidupan sehari-hari di rumah tentu tidak mempertimbangkan ukuran lakban dan merek pun biasanya diabaikan.  Namun tahukah Anda, bahwa sebenarnya kalau mau mengukur ukuran lakban seringnya tidak sesuai dengan ukuran aslinya, hal itu terjadi terutama pada produk non garansi ukuran. Mungkin bagi pengguna rumahan tidak menyadari atau tidak peduli dengan ukuran yang selisih 2-3 meter, karena penggunaan lakban di rumah yang jarang. Namun, bagi pelaku industri, ukuran lakban yang kurang dari aslinya tentu sangat merugikan perusahaan. Selisih 1-2 meter dalam 1 roll akan berdampak bagi proses packing yang mencapai ribuan atau bahkan ratusan ribu packing. Perusahaan bisa rugi hingga puluhan juta jika salah memilih lakban yang ukurannya bohong.  Lalu bagaimana agar pabrik atau perusahaan yang mengandalkan lakban untuk packing produk tidak mengalamai kerugian karena ukuran la...

Yuk Kenali Customer Online Sesuai Dengan Gendernya

Kamu mau bisnis yang menyasar laki-laki atau perempuan nih? Jika ingin keduanya sih enak, misalkan berjualan makanan, alat kantor, atau yang lainnya. Tapi kalau bisnismu sudah menyasar ke pelanggan berdasarkan gender (jenis kelaminnya), maka kamu harus kenali kebiasaan mereka. Jika kamu sudah paham dengan kebiasaan mereka, tidak mustahil strategi marketing onlinemu akan tertarget dan tidak salah sasaran. Kamu harus berbeda dalam memperlakukan antara costumer laki-laki dan perempuan. Nah beriku ini ulasannya : Jenis Barang Laki-laki Laki-laki atau Pria akan membeli barang mahal untuk kebutuhan atau sekedar hobi. mereka suka membeli gadget, action figure, console game, jam tangan, dan lain-lain. Walaupun setelah itu mereka bakal berantem nih dengan istri atau pacarnya. Jika kamu menyasar costumer pria, maka jangan ragu untuk berjualan barang mahal kepada mereka. Perempuan  Mereka akan membeli barang kebutuhan pribadi secara online seperti baju, make up, tas, dan jajanan. ...

Mari Sambut New Normal di Tempat Kerja Agar Ekonomi Kuat Tetapi Kesehatan Tetap Terjaga

New Normal menjadi satu-satunya cara menghadapi Covid-19 sebelum ditemukannya vaksin. Ekonomi harus jalan terus sembari tetap menjaga protokol kesehatan. Sehingga Perekonomian kembali naik dan masyarakat tetap sehat tidak tertulat Covid-19. Nah untuk bisa hidup normal kembali ditengah pandemi, maka ada beberapa Stater Kit yang harus digunakan di tempat kerja, diantaranya : 1. Masker Masker wajib menjadi bagian dari New Normal dan harus diterapkan di dalam kantor. Pengawai wajib mengenakan masker ketika di dari rumah menuju kantor sampai pulang kembali. 2. Termometer Cek suhu tubuh wajib dong di tempat kerja, dan pekerja yang suhuny di bawah 75derajat celcius tidak diperkenankan untuk melanjutkan pekerjaan. 3. Sabun Cuci Tangan Sering-sering mencuci tangan dengan sabun merupakan kegiatan yang wajib dilakukan. maka diperlukan perlengkapan sabun cuci tangan di tempat kerja. 4. Handsanitizer Hand Sanitizer menjadi perlengkapan yang harus disediakan walaupun mencuci t...

Langkah Beralih Dari Bisnis Offline Ke Online

Perkembangan teknologi Digital mendorong usaha/bisnis yang awalnya Offline beralih ke Online untuk menambah pelangan lebih banyak, atau mengkombinasikan offline dan online. Berikut ini langkah sederhana bagaimana mengalihkan bisnis dari Offline ke Online?  1.  Memanfaatkan Social Media Hal pertama dan termudah dalam memulai bisnis Go Online adalah memanfaatkan Social media untuk media promosi dan interaksi. Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan Social Media untuk bisnis online adalah; Jangan campur akun pribadi denga nakun bisnis. Karena hal itu akan membuat tampak tidak profesional. Lalu lebih banyak interaksi daripada promosi, buat nyaman pengikutmu dengan tidak "bombardir" dengan konten promosi terus-menerus.  2. Bangun Website Jika bisnis Offline kantor/toko/tempat usaha berupa gedung atau ruko, maka setelah bisnis Go Online kamu bisa memanfaatkan website sebagai office kamu. Gunakan domain yang sesuai dengan bisnis yang...

Mitos Tentang Corona yang Masih Dipercaya

Corona atau Covid-19 sedang mewabah di Dunia terkhusus Indonesia. Banyak mitos-mitos yang berkembang yang menyebabkan masyarakat kebingungan tentang informasi mana yang benar dan mana yang salah. Berikut ini beberapa Mitos tentang Covid-19 yang masih dipercaya dan hingga sekarang belum ada penelitian pendukung tentang kebenaran info tersebut.  Mitos yang beredar, semprot Tubuh dengan klorin/alkohol membunuh virus Corona di dalam Tubuh. Faktanya, penyemprotan klorin dan alkohol pada tubuh justru berbahaya jika terkena mata, mulut, atau kulit yang sensitif.  Mitos yang kedua beredar mitos bahwa hanya orang dewasa dan usia lanjut yang beresiko terkena virus Corona. Faktanya virus ini bisa menulari siapapun termasuk anak-anak dan balita dari beberapa kasus yang terjadi. Namun memang, Orang Tua atau yang memiliki bawaan penyakit bisa berbahaa jika terinfeksi.  Beredar kabar bahwa penyebaran virus Corona tidak bisa menginfeksi manusia yang tinggal di ...

6 Langkah Mendaftar kartu Prakerja

Pemerintah baru-baru ini mengeluarkan kartu prakerja, yang mana bukan hanya diperuntukkan korban PHK dan yang masih menganggur, tetapi juga diperuntukkan pekerja yang ingin meningkatkan keahliannya.  Sebagai informasi, pemilik kartu Prakerja akan mendapatkan insentif sebesar 3,5 juta ketika pandemi Covid-19, dengan perincian insentif penuntasan pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan (selama empat bulan), bantuan pelatihan sebesar Rp 1.000.000, dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000. Kartu Prakerja ini rencananya dibagikan kepada 5,6 juta orang, terutama yang terkena PHK, pekerja informal, dan pekerja di usaha kecil yang terkena dampak Covid-19. Untuk mendapatkan kartu Prakerja, Anda perlu mendaftarkan diri ke website resminya di prakerja.go.id, dan berikut ini langkah-langkahnya :   Langkah 1 : Persiapan Awal  Sebelum memulai mendaftar ke dalam website prakerja.go.id, ada baiknya Anda mempersiapkan beberapa hal berikut ini :  ...